BREAKING

Monday, 16 May 2016

BISNIS E-HATE MEDSOS


Sejak peradaban manusia masuk ke era informasi super cepat, internet & media sosial, ada modul bisnis baru bernama E-HATE, atau bisnis kebencian online. Karena disadari atau tidak, kebencian terhadap seseorang atau sesuatu adalah "Magnet" penarik follower.

Bisnis online E-HATE dilakukan dengan cara menarget atau menyasar seorang figur, tokoh politik atau selebritis, bisa juga institusi, ideologi bahkan aliran agama tertentu. Bisnis ini menjaring pengguna internet & medsos yang memang tersegmentasi membenci obyek yang disajikan.

Dengan membully sasaran, pelaku bisnis E-HATE memuaskan "uneg-uneg" para Haters (pembenci) yang mana timbal baliknya seiring dengan peningkatan jumlah follower, laman page atau website dapat pemasukan uang melalui menerima IKLAN.

Menerima iklan adalah SATU-SATUNYA CARA untuk mendatangkan uang, TIDAK ADA cara lain. Klaim yang mengatakan sebuah laman page facebook bisa "Monetisasi" (meng-uangkan jumlah Like) adalah 100% HOAX.

YOUTUBE adalah satu-satunya portal yang memberikan opsi monetisasi jumlah HIT (jumlah klik dari penonton video) mengkonversinya menjadi uang. Misal: per 1000 klik, pengunggah video bisa dapat sekian Dollar.

Facebook TIDAK memberikan opsi ini. Admin laman page facebook TIDAK BISA meng-uangkan jumlah Like atau Hit seperti di Youtube. Sehingga satu-satunya cara mendapat uang, adalah melalui menerima pemasangan Iklan, atau DONASI.

Melalui iklan & donasi inilah pelaku bisnis E-HATE bisa meraup keuntungan. Semakin pandai admin menggoreng perasaan, semakin terhipnotis & senang hati para follower menyisihkan sedikit uangnya.

Makanya pebisnis E-HATE tidak segan-segan melakukan dramatisasi, ad hominem (menghina), kampanye hitam, bahkan bila perlu berbagi informasi HOAX demi sensasi untuk mengocok emosi followernya.

"Politik & agama" adalah topik favorit pebisnis E-HATE karena kedua topik mampu memanipulasi massa sedemikian rupa sampai kehilangan akal sehat, yang akhirnya menelan bulat-bulat informasi gorengan tanpa Tabayun (cek ricek).

Saat follower semakin hanyut & larut dalam kebencian, para Koki E-HATE kipas-kipas Rupiah yang mereka dapatkan dari iklan atau donasi. Sudahkah anda transfer hari ini?

Ustad Abu Janda al-Boliwudi

PS. page ponpes al-facebooki asuhan Ustad Abu Janda TIDAK AKAN pernah memasang iklan ataupun meminta Donasi, TIDAK pernah menerima uang dari pihak manapun, dan BUKAN buzzer untuk siapa pun.

Post a Comment

Post a Comment

 
Copyright © 2016 Tai.web.id
Design by FBTemplates | BTT